December 4, 2020

Lakukan Ini Agar Nanti Pengajuan Kredit ke Bank Selalu Di ACC

Penilaian kredit adalah sistem yang digunakan oleh bank untuk menentukan apakah konsumen memenuhi syarat untuk mendapatkan kartu kredit, KPR, KTA, atau bentuk pinjaman lainnya. Di Indonesia istilah ini sangat mirip dengan SID (Debtor Information System), yaitu sistem yang memberikan informasi mengenai nasabah, baik perorangan maupun badan usaha, yang dikelola berdasarkan laporan penyediaan dana yang diterima Bank Indonesia dari pelapor. Data tersebut dinamakan Individual Debt Information (IDI) yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia.

Bagi konsumen, skor kredit memberi tahu Anda seberapa banyak Anda berhak menerima untuk suatu produk keuangan tertentu. Adapun bagi pemberi pinjaman, skor kredit memberikan gambaran kepada pemberi pinjaman mengenai seberapa besar risiko kredit dan kesesuaian Anda sebagai konsumen (potensial). Oleh karena itu, penilaian tersebut tidak berdasarkan pada basis subjektif, tetapi pada penilaian riwayat keuangan Anda. Jika secara finansial Anda kurang mencukupi atau sudah mengikuti ujian BI (Bank Indonesia Bad Credit History), maka bisa dipastikan skor kredit Anda tergolong negatif.

Lalu apa yang terjadi jika skor kreditnya negatif? Bank dapat gagal dalam permintaan kartu kredit, hipotek atau KTA (Kredit Tanpa Agunan). Mereka menilai pemberian produk ini sangat riskan karena khawatir tak mampu membayar tagihan. Jadi, bagaimana Anda mendapatkan skor kredit yang baik?

Menjadi pengguna kartu kredit

Untuk membangun skor kredit, hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah menjadi pengguna kartu kredit. Kartu kredit adalah alat pembayaran yang berfungsi sebagai penyelamat. Akun tersebut berisi berapa banyak uang yang Anda pinjam setiap bulan, kapan Anda membayar, seberapa hati-hati Anda dalam pembayaran. Ini menjadi data. Kalau tidak punya kartu kredit, jelas tidak ada jejaknya. Itulah mengapa untuk mengajukan KTA (Kredit Tanpa Agunan) salah satu syarat yang terpenuhi adalah Anda harus memiliki kartu kredit minimal satu tahun.

Gunakan kartu kredit secara teratur

Jika Anda ingin skor kredit Anda bagus, gunakan kartu kredit Anda secara teratur. Jika Anda jarang mengeluarkan uang dalam jumlah besar, mulailah dengan memasukkan berbagai tagihan rutin seperti bayar listrik, bayar telepon, dan beli kebutuhan sehari-hari. Dengan cara ini sejarah kredit Anda akan melambat. Jangan takut untuk melakukan pembelian dalam jumlah besar selama Anda memiliki uang untuk melunasinya.

Periksa tagihan kartu kredit Anda

Skor kredit tertulis di laporan kartu kredit. Angka 1 berarti arus, 2 berarti disebutkan secara spesifik, 3 buruk, 4 diragukan, dan 5 macet. Jika mendapatkan skor 1, artinya mendapatkan skor yang baik dimata bank yang dapat meningkatkan skor kredit Anda.

Bayarlah tagihanmu tepat waktu

Ini adalah suatu keharusan. Jangan membayar tagihan Anda setelah tenggat waktu. Selain bisa terkena bunga dan denda, hal ini juga berpengaruh pada disiplin dalam penggunaan kartu kredit. Jika Anda merasa kesulitan untuk membayar segera, lakukan pembayaran minimal 10% dari jumlah tagihan bulanan Anda. Jika Anda memiliki cicilan lain, seperti mobil atau rumah, usahakan untuk tidak terlambat.

Jangan membuka dan menutup akun kartu kredit

Semakin lama sejarah kredit Anda, semakin baik skor kredit Anda. Anda mungkin bertanya, bagaimana jika saya menemukan kartu kredit lebih menguntungkan? Anda dapat menggunakan kartu kredit baru tanpa menutup kartu kredit lama. Pilih kartu kredit yang dibebaskan dari iuran tahunan sehingga Anda tidak perlu membayar biaya tambahan meskipun Anda jarang menggunakan kartu kredit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *