December 3, 2020

SLIK, Reputasi Kredit Nasabah Ada di Tangan OJK


Sejak 1 Januari 2018, pengelolaan sistem informasi debitur telah beralih dari Bank Indonesia ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Dimana sebelumnya layanan tersebut dinamakan Debtor Information System (SID).

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan OJK I Boedi Armanto mengatakan, dengan adanya slik online ini pihaknya telah meminta masyarakat untuk memperhatikan kredit perbankan. Karena semua catatan kinerja kredit publik bisa dilihat secara lengkap.

Posisi kredit Anda terdaftar di SLIK OJK dan dapat diakses oleh Lembaga Jasa Keuangan yang menyediakan sarana pengambilan keputusan pinjaman kepada kreditur. Karena itu, kelola kredit yang Anda dapatkan dengan baik dan bijak, ā€¯ujarnya saat ditemui di kawasan Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (1/5/2018).

Lebih lanjut Boedi mengatakan dalam mengelola kredit secara bijak, masyarakat harus membayar kredit tepat waktu. Karena jika terlambat, akan menjadi catatan tersendiri bagi bank untuk memberikan kredit.

Selain itu, secara berkala ia mengecek kebenaran informasi yang dilaporkan LJK yang memberikan kredit kepada SLIK, lalu membayar tagihan tepat waktu. Masyarakat juga diminta tidak takut untuk mengeluh dan menjelaskan jika ada data yang salah. Karena melalui SLIK lembaga keuangan memberikan layanan pengaduan kepada masyarakat.

Apabila terdapat perbedaan antara data SLIK dengan data aktual, maka dapat dijelaskan kepada LJK yang melaporkan data tersebut. Pelaporan SLIK LJK menyediakan layanan pengaduan terkait hal ini.

Sebagai informasi, SLIK sendiri merupakan infrastruktur di industri jasa keuangan yang dapat digunakan oleh pelaku industri untuk mengurangi risiko. Secara khusus, risiko kredit dapat membantu mengurangi tingkat risiko kredit buruk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *